Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2013

Lampu Merah

Setiap di sekolah rasanya ada beban berat. Walhasil tugas-tugas kebanyakan jadi di rumah. Dan it takes many time. Huff, ada titik dimana gue penat sama yang namanya sehat. Gue pengen sakit terus gak bisa masuk sekolah hanya buat menghindari dikumpulinnya tugas-tugas itu. Capek. Sumpah capek banget. Dan tiap kali di rumah, rasanya nyaman terus bisa ketawa lepas sama orang-orang rumah. Dimana pun gue berada, entah itu rumah atau sekolah gue selalu pake topeng. Topeng buat nutupin apa yang gue yang sebenarnya gue rasakan. Terkadang gue butuh lampu merah. Berhenti untuk semuanya dan mengambil lampu hijau untuk diri sendiri memikirkan masalah yang sudah saatnya diselesaikan.

Love = Null !

Berdasarkan penelitian gue selama beberapa waktu terakhir, gue dapat sedikit dari banyak sekali kesimpulan tentang cinta. Cinta indah pada orang yang tepat. Cinta manis rasanya bila dicicipi dengan orang yang tepat pula. Sebelum semua itu terjadi, kita butuh Nol. Kenapa Nol? Nol mungkin terdengar remeh. Apa sih yang bisa dilakukan oleh Nol ini? Dibalik cercaan singkat tersebut, ternyata suatu rahasia tersingkap. Penuh debu, kutemukan kekuatan sang Nol. Nol adalah awal dari segalaya. Tidak ada yang bisa dicapai jika kita tidak memulainya dari Nol. Ya, begitulah cinta. Tanpa Nol yang merupakan dasar dari suatu perasaan,  datangnya darimana perasaan melayang atau seakan-akan terdapat kupu-kupu yang beterbangan di perut ketika disapa lawan jenis yang disuka? Untuk komputer saja, kalau tidak ada yang menemukan Nol tidak akan ada yang namanya laptop dimana laptop merupakan hasil kembangan dari komputer. Pertanyaannya, sudah di angka berapa kita sekarang? Renungkan saja. Nomor 1 tentu saja