Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

Kisah Sebuah Hadiah (1)

Hari ini merupakan hari yang biasa saja sepertinya. Bagi orang-orang yang sama sekali tidak mirip denganku. Bayangkan saja, mantan kekasihmu ehm atau sebut saja seseorang yang baik di masa lalumu berulang tahun pada hari ini. Dan mungkin ini satu-satunya cara agar aku bisa berkomunikasi lagi dengannya. Mengucapkannya selamat ulang tahun. Hal ini cukup menguras otak juga ternyata. Karena untuk membuat hadiah yang tepat, tentu kau tak ingin seorang pun tahu akan rencanamu ini. Begitu pula aku. Ketika sampai di sekolah, pikiranku hanya tertuju pada satu tempat. Lab. Dimana aku mendapatkan tegangan listrik untuk menghidupkan komputer jinjing tua ini, baterainya sudah tak sanggup menyala sendiri. Tololnya aku, memilih tempat duduk biasa layaknya belajar setiap hari. Dan bangku-ku terletak di tengah. Tengah. Meja kedua dari depan dan meja ketiga dari kiri. Jumlah baris bangku dari depan berkisar 8 bangku. Bukan berkisar, tetapi memang 8 bangku.

Aku

Kepalaku terasa gamang, tidak seperti biasanya. Bahkan kali ini perjalanan hidupku seakan tampil di hadapan orang banyak, layaknya film di bioskop aku pun turut menyaksikannya. Entah mengapa sensasi yang kudapatkan setelah menontonnya diluar dugaanku. Mataku, tubuhku tak mau bergerak berdasarkan perintahku. Mereka hanya diam terpaku pada posisi masing-masing. Mungkin ini yang dinamakan galau. Tapi bukan begini menurutku. Bagai seseorang yang kehausan, aku mencari kasih sayang dimana pun aku berada. Mengenaskan sekali bukan? Aku tidak bohong.